![]() |
Male Kimono |
![]() |
Female Kimono |
Kata Kimono sebenarnya dimaksud semua jenis
pakaian. Hal ini juga tetap menjadi kostum nasional Jepang. Beberapa desain
awal dari kimono itu sangat dipengaruhi oleh Hanfu, yang merupakan bagian dari pakaian Cina. Selama
abad ke-8, tren fashion Cina mendapatkan popularitas antara Jepang. Kimono
kemudian berubah menjadi versi yang bergaya selama periode Heian Jepang. Selama
bertahun-tahun, orang bisa melihat perubahan yang terlihat dalam desain kimono.
Bentuk pakaian tradisional Jepang selalu dikenakan oleh wanita dan khususnya untuk acara-acara khusus. Sesuai dengan tradisi Jepang, perempuan yang tidak menikah memakai gaya spesifik dari kimono, yang disebut furisode tersebut. Sekarangi, kimono tampil dalam berbagai gaya dan bentuk dan satu dapat melihat desain seperti Kurotomesode (kebanyakan untuk perempuan menikah), Tsukesage (versi sederhana dari kimono yang rumit), Edo Komon (memiliki titik-titik kecil di seluruh), Susohiki (aus oleh geisha atau panggung), dll.
Bentuk pakaian tradisional Jepang selalu dikenakan oleh wanita dan khususnya untuk acara-acara khusus. Sesuai dengan tradisi Jepang, perempuan yang tidak menikah memakai gaya spesifik dari kimono, yang disebut furisode tersebut. Sekarangi, kimono tampil dalam berbagai gaya dan bentuk dan satu dapat melihat desain seperti Kurotomesode (kebanyakan untuk perempuan menikah), Tsukesage (versi sederhana dari kimono yang rumit), Edo Komon (memiliki titik-titik kecil di seluruh), Susohiki (aus oleh geisha atau panggung), dll.
Hakama
Jenis pakaian tradisional Jepang terdiri dari rok
lipit lebar. Hari ini, laki-laki maupun perempuan mengenakan hakama, tetapi
pada hari-hari sebelumnya, hakama itu hanya dikenakan oleh laki-laki. Pada
zaman dahulu, hakama yang dipakai oleh samurai sehingga lawan tidak akan dapat
melihat gerak kaki tersebut. hakama memiliki sekitar 7 lipatannya, yang
merupakan representasi dari kebajikan tertentu. Pakaian ini sangat penting bagi
para samurai. Hakama untuk laki-laki dan perempuan juga ditemukan dalam banyak
variasi saat ini
![]() |
Hakama Man Clothing |
![]() |
Hakama Kendo Cloting |
Yukata ini juga merupakan bagian dari pakaian
tradisional Jepang dan dapat dianggap sebagai versi santai dari kimono. Orang
umumnya memakai yukata setelah mandi dan ini merupakan pemandangan umum untuk
melihat di penginapan tradisional Jepang. Pakaian ini yang dimaksudkan untuk
mendinginkan tubuh dibuat dalam kain seperti kapas.
JUNIHITOE
Junihitoe ini hanya dipakai wanita di pengadilan
Jepang. Ini merupakan pakaian tradisional Jepang yang mulai digunakan sekitar
abad ke-10. Ini adalah pakaian elegan yang dianggap sebagai milik berharga
sampai hari ini. Junihitoe juga dapat dianggap sebagai salah satu yang paling
mahal dari semua pakaian tradisional Jepang.
UWANGI
Uwangi
ini terdiri dari jaket yang hampir sama seperti kimono. Biasanya dipakai dengan
hakama. Uwangi sebagai bagian dari seragam seni bela diri. Sabuk obi digunakan
untuk mengikat uwangi.
TABI
Tabi adalah kaus kaki Jepang benar-benar tradisional. Ini dikenakan oleh laki-laki maupun perempuan. Tabi pada umumnya panjang dan memiliki pemisahan antara daerah kaki. (Antara jempol kaki dan sisa jari-jari kaki). Tabi yang terbuat dari bahan yang lebih kuat biasanya dibuat dengan bahan yang lebih kuat.
ZORI
Zori membentuk bagian utama dari pakaian
tradisional Jepang. Ini sering dipakai dengan kimono. Zori adalah sandal
terbuka yang dapat digambarkan sebagai Firefox slip. Saat ini, kita dapat
melihat banyak gaya Zori yang sedang digunakan dengan fashion modern.
GETA
Geta ini dapat digambarkan sebagai sandal jepit
reguler. Geta memiliki dasar kayu yang tinggi dan dikenakan dengan pakaian tradisional
Jepang seperti kimono atau bahkan yukata.
WARAGI
Waragi juga merupakan jenis sepatu yang dipakai
dengan cara yang berbeda oleh orang yang berbeda. Sesuai tradisi, ketika orang
Jepang memakai waragi, jari-jari kaki akan memanjang di tepi depan sandal itu.
Waragi dipakai oleh semua orang umum di Jepang pada masa lalu, saat ini hanya
para biksu Budha yang lebih memilih untuk memakai waragi tersebut.
OBI
![]() |
OBI Kimono |
Obi
itu dikenakan dengan berbagai jenis pakaian tradisional Jepang seperti kimono.
Obi adalah jenis sebagai ikat pinggang yang digunakan oleh laki-laki maupun
perempuan. Obi juga tetap menjadi sabuk terluar dipakai oleh Jepang, yang dapat
menyembunyikan beberapa ikat pinggang yang dikenakan di bawah ikat pinggang
ini. Orang dapat melihat obi juga dikenakan dengan seragam seni bela diri.
Warna-warna obi menunjukkan peringkat individu.
0 komentar:
Posting Komentar